OFFICIAL WEBSITE TECHNOLOGY DIGITAL LABORATORY
Gedung Lab Fisika Unit 10 Lt 2 Jl.Bioteknologi FMIPA Kampus USU
Home » » Infrared Sensor

Infrared Sensor

Posted by Teknologi Digital on Minggu, 04 Juni 2017



Membuat sensor batas dengan photodiode dan LED IR lebih baik dibanding dengan sensor batas yang menggunakan limit switch, karena sensor batas yang melibatkan banyak mekanik sering bermasalah pada pemakaian dalam jangka waktu yang lama. Rangkaian dasar untuk suatu limit switch dengan sensor infra merah dengan photo diode dan pemancar infra merah adalah LED IR adalah sebagai berikut:




Pada saat photodiode terhalang dengan sinar infra merah dari LED IR, maka transistor 2SC245 tidak mendapat arus dari basisnya, sehingga transistor tersebut tidak bekerja. Transistor PNP 2SA733 mendapat arus pada bagian basis sehingga transistor tersebut juga tidak bekerja, akibatnya nilai tegangan pada kolektor transistor tersebut akan menjadi nol volt (logika LOW).
PCB nya sudah dibuatkan.

Pada saat photodiode mendapat sinar infra merah dari LED IR maka transistor 2SC245 akan mendapat arus pada basisnya melalui photodiode, karena photodiode akan menghantar jika terkena sinar inframerah. Selanjutnya kolektor transistor menjadi nol dan arus akan mengalir melalui basis transistor PNP 2SA733 dan transistor tersebut akan menghantar. Dengan demikian kolektor transistor 2SA733 akan menjadi sekitar Vcc, dan LED indikator akan menyala yang juga berarti memberikan logika HIGH pada kolektor.

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts